Tuesday, 26 May 2015

Travelmate Makassar ala Japanies style di hutan bambu Pulau Lakkang





Seminggu setelah dari pulau podang-podang caddi tepatnya minggu tanggal 10 mei 2015, Travelmate kembali ingin menunjukan aksinya.. saya, Ovhy, Dharma, Bella, Rhaya, kak ippang, Jiet, dan adhy.. kami berangkat dengan ide brilliant dari Ovhy ingin foto-foto ala japanies style sekalian jalan-jalan dan piknik hahaha kami menuju ke pulau lakkang…

Awalnya saya tak pernah tahu ada tempat seperti pulau lakkang…

Secara Geografis, Lakkang adalah desa yang di huni oleh sekitar 300 Kepala Keluarga atau sekitar 1000 jiwa di sebuah desa seluas 165 hektar yang terbendung selama ratusan tahun dari sedimentasi sungai tallo. Mata pencarian utama penduduk local adalah nelayan, penambak atau petani. Lakkang dipisahkan dengan dataran Makassar oleh sungai Tallo yang lebarnya 10-15 meter dengan kedalaman hingga 7 meter dan untuk melintasi sungai tallo menggunakan perahu penyeberangan dengan jarak tempuh 15 menit. Dengan biaya perahu yang seperti katingting namun versi raksasanya yaitu 3 ribu rupiah, namun bisa mengangkut motor dengan biaya 5 ribu rupiah. Traveling tak harus jauh tapi bisa dekat tapi mencari kesenangan dengan biaya seminim mungkin hahaha… Dan siapa yang menyangka ada surga indah yang tersembunyi di tengah kota Makassar..

Menurut yang saya baca dari blog para teman-teman bloger lainnya.. Lakkang ditetapkan menjadi desa wisata yang menjadi salah satu destinasi wisata sejarah terbaru di Makassar dengan bunker jepang sebagai daya tarik unggulnya. Namun kami ingin mengeksplor pulau lakkang menjadi lebih indah dan lain dari pada yang lain hahaha…

Kami datang dengan teman fotografer yang sekalian bisa kami sewa baju yukata jepangnya yang hanya kami bayarkan 50 ribu rupiah/ orang. 


Dengan menggunakan makeup tebal ala gadis-gadis jepang kami berdandan mengunakan yukata dan baju korea milik ovhy hahhaa juga ikut kak ippang yang tidak mau kalah berdandan seram hahaha…




Ini foto-foto cantik kami di hutan bambu pulau lakkang hahaha…























Nah setelah kami capek berfoto-foto, kak ippang dan jiet selalu memang paling bisa diandalkan untuk makan siang hahaha… dengan ketangkasan dan kegesitan mereka, memasak dengan kompor kecil dan nesting hingga dimasaklah indomie dan gado-gado mampu mengenyangkan kami tanpa harus mampir ke warung hahaha….

Awal trip kami belum dapat begitu akrab tapi di trip ini… kami para gadis-gadis travelmate semakin akrab dan menjadi lebih kompak hehhee… berharap kami bisa menjadi awal mulai Travelmate menjadi lebih baik dan lebih besar lagi nantinya….


“ Ingin menginjak tempat-tempat indah yang luar biasa adalah impian setiap orang, namun hanya kerja keras, usaha dan impian yang kuat yang mampu mewujudkannya“
_Work hard, Play Hard_



2 comments:

  1. sist, boleh tau sewa baju kimono nya dimana ya?? bisa kasih contact personnya ya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf sist.. yang menyewakan kimono sudah enggak ada contact personnya... mungkin bisa cari di studio foto.

      Delete