Friday, 7 April 2017

Persahabatan #MemesonaItu layaknya saudara

Apakah kamu pernah terpesona oleh kehidupan persahabatan orang lain? 
Kenapa mereka bisa bersahabat hingga bertahun-tahun? 
Apa persamaan diantara mereka, sehingga bisa menyatukan berbagai perbedaan?


Menurutmu apa arti sebuah persahabatan? 
Apakah sebuah hubungan disebut persahabatan hanya karena berteman bertahun-tahun?? 
Ataukah persahabatan itu mereka yang sifat dan wataknya sama semua?
Apa menurutmu hanya karena sesama wanita, maka akan dengan mudahnya cocok lalu bersahabat??

Tentu saja tidak. 

Saturday, 18 March 2017

5 Hal Unik di Wisata Kenjeran Park


Sebuah tempat yang terletak ditengah kota Surabaya, dengan keunikannya. Setelah pindah ke Surabaya kurang lebih 4 bulan karena urusan pekerjaan, dalam pikiranku, Surabaya tak memiliki banyak hal menarik selain ini adalah sebuah kota besar di jawa yang dibalut oleh pabrik dimana-mana. Namun berbeda ketika akhirnya setelah diberi tahu oleh beberapa teman tentang Kenjeran, saya penasaran seperti apa sih Kenjeran itu. Apa hanya sekedar sebuah wahana bermain atau bisa lebih daripada itu.

Saya tak terlalu tertarik dengan wahana bermain Wisata Kenjeran Park yang disediakan diantaranya arena berkuda, waterpark / pemandian, kolam pemancingan, sirkuit balap gokart yang sangat cocok untuk liburan keluarga. Sedangkan saya lebih tertarik berjalan berkeliling kenjeran Park yang seperti ala-ala Negara Tirai Bambu China juga ada beberapa tempat yang seperti Disney Land dan jejeran naga. Area Kenjeran sangat luas, dengan mengelilingi wisata tiruan Negara Tirai bambu ini, membuat akhirnya menemukan 5 Hal unik yang ada di Kenjeran Park ini. 

Friday, 24 February 2017

Menyelami Surga Kecil di sebelah Barat Pulau Bali, Pulau Menjangan, Bali Barat



Siapa yang tak kenal Pulau Bali yang terkenal dengan sebutan Pulau Dewata, Pulau Bali bukanlah lagi sebuah destinasi langka, tapi sudah menjadi destinasi wajib orang Indonesia. Bukan hanya Orang Indonesia bahkan para turis pun berbondong-bondong menginjakkan kaki di Pulau Dewata ini. Di postinganku sebelumnya, saya sempat bercerita tentang sisi lain sebelah tenggara Pulau Bali yaitu No Plan VS 3 Nusa Bali (Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan). Tapi ternyata Sebelah Barat Pulau Bali tidak kalah mengagumkannya, Pulau Menjangan, Bali Barat. Pernah Dengar? hahaha saya sendiri baru paham kalau ini masih bali ketika sudah berada disana, Mungkin karena perjalanan menuju ke pulau menjangan ini lewat jalur darat terasa tidak terlalu jauh dengan harga yang ramah di kantong, tanpa harus flight ke Bandara Ngurah Rai Bali. 
Yang menjadi racun di antara para penyelam bahwa pulau menjangan ini adalah Wall Diving terbaik Di Bali. Bahkan menurut News Discovery, Menjangan masuk dalam 10 tempat penyelaman terbaik di Dunia.. Wow.. Betulkah itu? Penasaran, Coba ikut bersamaku menyelami Surga Kecil di Sebelah Barat Pulau Bali ini, Pulau Menjangan, Bali Barat.

Friday, 10 February 2017

5 Hal menakjubkan milik Kawah Ijen Banyuwangi, Jawa Timur



" Mbak.. Ojek gerobak mbak..masih jauh loh ke atas..." kata seorang bapak tua yang berdiri memegang sebuah gerobak yang sudah dirancang apik dengan beberapa bantalan kasur-kasur tipis yang kusut dan dekil disudut jalan pendakian. Dan hanya kujawab dengan tangan yang melambat tanda tidak dan sebuah senyum manis tanda terima kasih, karena jika mau dijawab bisa-bisa tenagaku habis duluan karena tidak hanya seorang yang menawarkan ojek gerobak, banyak bapak tua lain yang menawarkan dengan senyum paling manis hingga muka memelas yang mereka miliki.

Penanjakan yang menurutku tidak terlalu sulit, jika dibandingkan dengan pendakianku dengan gunung-gunung tertinggi miliki Sulawesi Selatan. Jalur yang aman dengan tanah yang datar sudah dipadatkan, kiri kanan semak-semak yang sudah dirapikan untuk jalur, jalur jalanan yang lebar sekitar 1 meteran,  ada tanda-tanda tertentu jika ada jurang, dan bahkan ada ojek gerobaknya hahahaha... itu hal yang paling mencengahkan buatku, sebuah gerobak barang yang di desain ala kadarnya mengangkut satu sampai dua orang sesuai permintaan entah itu jalan pendakian terjal atau turunan yang curam, dengan jasa ini kekuatan lengan sang ojek gerobak jelas terlatih salah sedikit penumpang bisa tergelincir berguling-guling, tapi ini hal yang paling wajar... Ini Pulau Jawa yang merupakan pulau dengan penduduk terpadat dibandingkan dengan Sulawesi, yang jelas segala fasilitas telah memadai.  

Kawasan Wiata Kawah Ijen masuk dalam Cagar Alam Taman Wisata Ijen dengan luas 2.560 hektare, termasuk hutan wisata seluas 92 hektare. Kawah Ijen ini terletak di puncak Gunung Ijen di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dan Kecamatan Klobang, Kabupaten Bondowosao. Gunung Ijen merupakan Gunung berapi dengan ketinggian 2.443 mpdl yang terletak berdampingan dengan Gunung Raung dan Gunung Merapi. Tapi berbeda dengan gunung di Sulawesi yang jelas kita mendaki untuk berjumpa, bertegur sapa, serta berselfie ria dengan kemegahan sang tringulasi, namun Kawah Ijen memiliki pesonanya sendiri yang seakan menjaring para penikmat keindahan ataukan yang menyebut diri mereka Traveler. dari dalam negeri bahkan seluruh dunia. Jika Gunung di Sulawesi menawarkan adrenalin maka Gunung di Jawa menawarkan Keindahan tanpa syarat. Menurutku ada 5 hal menakjubkan yang di miliki Kawah Ijen Banyuwangi yang tidak di miliki tempat lain, 1 tempat dengan 5 Pesona yang menjaring mata dunia.  Apakah itu?

Thursday, 19 January 2017

Work city of Timika Papua


"Tanah Papua.. Tanah yang kaya,, Surga kecil jatuh ke Bumi... Hitam kulit keriting Rambut.. Ohh Aku Papua... Biar nanti langit terbelah..." Pernah dengar lagu om Frangky Sahilatua ini? Siapa yang tidak kenal dan terhipnotis dengan lagu terutama keindahan alam dan etnik kehidupan Papua..?? Pernah membayangkan menginjakkan kaki di tanah papua? Yaa itu impian kami para pelancong... Tapi di mana dulu... Raja ampat? Biak? semua itu surganya tanah leluhur ini dengan keindahan bawah lautnya yang luar biasa... Tapi takdir itu membawaku kesini Kota Timika Papua Tembagapura. pertama kali saya menginjak kaki di tanah Papua, dengan sebuah pilihan yang sulit, saya berada disini. Begitu pula ketika saya akan meninggalkan tanah papua ini.   

Friday, 28 October 2016

No Planning VS 3 Nusa Bali (Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan)


Kamu pernah melakukan perjalanan tanpa rencana apapun? Hanya bermodalkan nekat dan asal jalan hahaha saya pernah…. 
Bali adalah Salah satu surga Indonesia, namun buat kalian yang sudah sering ke Bali tapi bosan kalau kesitu-situ aja, biarpun banyak pilihan, Nah jika kalian pengen coba sensasi yang berbeda dan menyenangkan, kalian bisa coba ke sini… Bali memiliki 3 pulau kecil yang terdapat di sebelah tenggara yaitu Nusa Penida, Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan. Pulau-pulau indah yang bagai memiliki atmosfir tersendiri, dengan nuansa berbeda akan keramahan dan kesenjangan masyarakat sekitar yang akan membuatmu merasa berada di kampung halamanmu sendiri. Perjalanan tanpa rencana dan mengikuti arus perjalanan sesuai keinginan hati, beranjak jika bosan dan tetap tinggal jika menyenangkan. Sensasinya jelas berbeda, beda penasarannya, beda ingin mencoba hal lain lagi, dan jelas banyak binggungnya hahaha... 
Nusa penida, Nusa lembongan dan Nusa Ceningan memiliki banyak wisata alam yang tak dimiliki tempat lain, keindahan yang sulit digapai, rasa penasaran yang harus diurungkan oleh karena keterbatasan.. Kutapaki dengan santai dan tertatih (hahaha itu karena kakiku sedang cedera), memandang dengan luas namun detail hingga kesetiap sudut, menelanjangi tiap keindahan alam nusa bali ini dengan mata yang bagai tak bisa terpejam, menikmati perjalanan yang hanya 3 hari ini bagai memiliki waktu yang sangat panjang. 
Kadang waktu seakan berhenti sejenak untuk memanjakanmu.   

Wednesday, 14 September 2016

Tanjakan Atap Sulawesi 3478 MDPL, Puncak Rantemario, Gunung Latimojong




“Puncak ini adalah atap Sulawesi, seharusnya manusia belajar bahwa semakin tinggi, semakin merunduk“ Sepengal kalimat yang terukir disalah satu plat yang menjadi asessoris tringulasi puncak rantemario. Atap Sulawesi, salah satu 7 puncak tertinggi di Indonesia, Gunung tertinggi di Sulawesi, semua atribut kebanggaan itu miliki Puncak Rantemario, Gunung Latimimojong. Namun desas-desus yang beredar akan Jalur yang sulit, tanjakan yang tak ada habisnya, udara dingin yang bisa membekukan, mitos-mitos sakralnya, kurangnya air di tiap pos, segala atribut kebanggaan itu diiringi pula dengan banyak ketakutan akan kesulitan yang harus dihadapi saat ingin menginjakkan kaki di puncak tertinggi Sulawesi ini. Tak pernah terbayangkan diriku bisa menapaki puncak 3478 MDPL ini, tapi takdir mengijinkan hal yang melampaui batas akal manusia, berjalan tak henti, menanjak dengan oksigen yang menipis, jalur bagai jurang keputusasaan, menyadari setiap kelemahan, impian yang tak hanya sebuah mimpi jika dijalani dengan tekat yang tak pernah menyerah, Akan tetapi Atap Sulawesi menyimpan sebuah rindu untuk kembali suatu hari nanti. Hal yang tak pernah ku inginkan jika mendaki, namun ada kalanya Mendaki mengajarkanmu arti pulang dan merunduk akan betapa besar Kuasa sang Pencipta, hal itulah yang diajarkan oleh Tanjakan Atap Sulawesi, Puncak Rantemario, Gunung Latimojong.

Friday, 22 July 2016

Hidden Paradise, Togean Island



When you look at me, when you think of me, I am in Paradise..
_William Makepeace Thackeray_
Memikul carrier berpindah dari satu pelabuhan ke pelabuhan yang lain, dari satu kapal ke kapal yang lain, mulai dari kapal yang besar hingga kapal terkecil, menaiki berbagai kendaraan, mulai dari udara, darat, apalagi lautan, beranjak dari satu pulau ke pulau yang lain, demi menemukan surga tersembunyi di pelosok kepulauan Togean ini. Beberapa deretan pulau yang hampir tak terjamah oleh jaringan raksasa yang sebagian besar sekarang menguasai otak manusia yaitu signal ponsel. Berada disana seakan mengasingkan diri dari hingar bingar kehidupan kota, menyepi diantara pemandangan indah yang disajikannya. Berbaur dengan kehidupan masyarakat sekitar yang tak mengenal seberapa banyak mereka harus merengut isi kantong para turis, yang jelas berbeda dengan kebanyakan tempat wisata lain. Kehidupan yang bersahaja yang membuatmu merasa seakan dirumah sendiri, seakan berada dalam dunia impian para penjelajah. 
Hidden Paradise, Togean island. 

Tuesday, 28 June 2016

Bermain Perahu kano bersama anak suku bajoe Pulau Papan Togean..



Setiap pergi ke suatu tempat, saya selalu memiliki sebuah keinginan yang diam-diam saya cari dan wujudkan. Tak ada perjalanan tanpa sebuah tujuan, dan dibalik semua tujuan utama selalu ada sebuah tujuan kecil yang terpendam. Begitu pula dengan Togean. Togean adalah mengenai sebuah cerita, keceriaan dan keberuntungan... Keinginan terbesar yang merupakan tujuan kecilku yang terpendam, saat menginjakan kaki di pulau Togean adalah ingin bermain naik perahu kano dengan anak-anak suku bajoe pulau papan dan melakukan perjalanan ini seperti begitu diberkati, lalu hal itu terwujud dengan begitu manis... one of the best part of my life..!!

Tuesday, 24 May 2016

Film 1 Cinta di Bira, membangkitkan kenangan..


Sebuah keberuntungan mendapat undangan untuk menyaksikan Film 1 cinta di Bira, secara premiere dari para teman-teman blogger. Menonton film ini seakan membangkitkan akan kenangan lama mengenai Tanjung Bira. Keinginan terbesar menonton film ini, ingin menyaksikan akting teman kami yaitu Om Awaluddin Tahir yang berperan sebagai Om Rustam dalam film ini. Yang jujur, om awal keren banget aktingnya hahaha yang tak habis kami candai dengan "Om Rustam ternyata jahat ki hahaha.." yang sebenarnya berbanding terbalik dengan aslinya yang baik hati hehe... Memerankan peran seperti protagonis yang ternyata antagonis hahaha jempolan aktingnya..

Thursday, 12 May 2016

Ketika mitos mengalahkan logika dan keyakinan, Puncak Bawakaraeng kembali memanggil..


Konon katanya ada mitos yang diyakini oleh para pendaki, jika kamu buang air besar di puncak gunung dengan menggali dan menimbunya kembali dengan tanah maka entah bagaimana caranya puncak gunung akan memanggilmu kembali, mendaki gunung yang sama suatu saat nanti. Mei 2013 saya pernah menulis hal yang sama kala pertama menapaki puncak bawakaraeng, begitu terpesona akan keindahan puncak bawakaraeng membuatku bertaruh dengan mitos yang kudengar dari teman yang entah sudah dimana sekarang, membuatku berpikir saat itu siapa lagi yang akan membawaku kesini. Saya seorang yang sangat jarang mau menginjak tempat yang sama untuk kedua kalinya karena berpikir waktu begitu terbatas dan masih banyak tempat luar biasa diluar sana yang belum kudatangi, mengapa harus menginjak tempat yang sama untuk kedua kalinya, sedangkan mendaki bukanlah hal yang mudah. Namun ternyata kini kupercaya, jangan pernah bermain-main dengan gunung, itulah mengapa para pendaki selalu mempunyai hal-hal yang sakral bagi mereka. Tiga tahun yang lalu bertaruh dengan sebuah mitos, namun kini sebuah mitos mengalahkan logika dan keyakinan, ketika sudah saatnya puncak bawakaraeng kembali memanggil.

Sunday, 20 March 2016

Exotic sunrise Langkadea Island

Sunrise bagai pelukan seorang ibu, selalu membelai hangat...
Sore itu kami berkumpul di pelabuhan paotere untuk menyeberang ke pulau Langkadea. Dengan menggunakan kapal kayu pak wahe yang cukup besar untuk kapasitas kami yang tergolong cukup banyak. keadaan laut cukup tenang untuk sore yang hampir mendekati magrib saat itu. Bahkan kami diijinkan menikmati keindahan sunset saat di kapal. Kapal pak wahe yang kami sewa memiliki kisaran harganya sekitar 800ribu-1juta rupiah, namun tidak terlalu berat jika dengan massa yang cukup banyak untuk sharecost.